Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Malang menggelar Retreat Pergerakan sebagai upaya memperkuat konsolidasi, soliditas, dan arah gerakan organisasi. Kegiatan yang mengusung tema “Berakar pada Nilai, Bertumbuh untuk Perubahan” ini berlangsung selama dua hari, yakni Selasa–Rabu (25–26/8/2026), bertempat di halaman dan Aula Universitas Modern Al-Rifa’ie (UMAIN), Gondanglegi, Kabupaten Malang. Agenda ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi bagi seluruh kader dan pengurus PMII se-Kabupaten Malang dalam memperkuat komitmen berorganisasi.

Ketua PC PMII Kabupaten Malang, Syahrul Majid, S.M., menyampaikan bahwa penguatan organisasi tidak hanya berkaitan dengan struktur dan program kerja, tetapi juga bagaimana kader mampu menjaga nilai-nilai dasar pergerakan dalam menghadapi berbagai perubahan zaman. “Pergerakan harus tetap memiliki akar nilai yang kuat, namun pada saat yang sama mampu terus bertumbuh dan menjawab kebutuhan zaman,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan daerah, di antaranya Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudi, Ketua Mabincab PMII Kabupaten Malang H. Abdul Kholiq, M.Pd., perwakilan Kampus UMAIN Lukman, serta Pa Sandi Kodim 0818 Malang-Batu Letda Czi Haulian Simanjuntak. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara PMII dengan lintas elemen di Kabupaten Malang.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti serangkaian agenda mulai dari dialog interaktif, peluncuran situs web resmi PC PMII Kabupaten Malang, peringatan Maulid Nabi, mentoring dan evaluasi, sosialisasi hasil Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab), mimbar bebas kader, kelas jurnalistik, hingga kelas anggaran dan kebijakan publik.

Melalui Retreat Pergerakan ini, PC PMII Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang solid dan progresif. Konsolidasi internal ini diharapkan menjadi pijakan utama untuk melahirkan kaderisasi dan gerakan mahasiswa yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *