Foto bersama dewan pengasuh, narasumber dan peserta kajian pra-SKK

MALANG – Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Malang melalui Korps PMII Putri (KOPRI) menggelar Kajian Pra-Sekolah Kader KOPRI (SKK) VII dengan mengangkat tema “Peran Publik dan Kepemimpinan Perempuan”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kampus STAINU Karangploso, Kabupaten Malang.
Kajian keperempuanan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan SKK VII KOPRI PC PMII Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas kader perempuan, khususnya dalam memahami peran perempuan di ruang publik serta kepemimpinan perempuan di tengah dinamika sosial.
Ketua KOPRI PC PMII Kabupaten Malang, Sahabat Dita Eva Fitriani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Pra-SKK, tetapi juga menjadi ruang motivasi bagi kader PMII dan mahasiswa STAINU Karangploso untuk semakin memahami pentingnya peran perempuan.
Menurut Dita, penguatan perspektif tentang perempuan perlu terus dilakukan, terutama di kalangan mahasiswa dan kader organisasi. Perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi, baik dalam kehidupan sosial, organisasi, maupun ruang publik.
“Kegiatan ini selain menjadi rangkaian Pra-SKK, juga menjadi motivasi bagi kader PMII dan mahasiswa STAINU untuk memahami dan menyadari pentingnya peran perempuan,” ungkap Dita.
Ia berharap forum tersebut dapat membuka wawasan peserta sekaligus mendorong lahirnya kader perempuan yang lebih percaya diri untuk mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
“Harapannya, melalui kegiatan ini kader tidak hanya memahami teori tentang kepemimpinan perempuan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata,” lanjutnya
Perwakilan STAINU Karangploso, Ning Nahdliatul Qodriah, turut menyampaikan pentingnya penguatan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Ia menekankan bahwa perempuan tidak hanya memiliki peran di ranah domestik, tetapi juga mempunyai kesempatan untuk berkontribusi di tengah masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan, sosial, organisasi, dan kepemimpinan.
“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, perempuan perlu terus didorong agar memiliki kapasitas, keberanian, dan ruang untuk berkontribusi,” ujarnya.
Sementara itu, Hj. Nur Mutiah Faridah, S.Ag., M.Pd. hadir sebagai narasumber dalam kajian tersebut. Ia merupakan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Malang periode 2019–2024 sekaligus pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Malang Komisi IV.

Materi yang disampaikan dipandu oleh moderator, Sahabat Sajidah Ulfa, sehingga kajian berlangsung sebagai ruang diskusi dan pertukaran gagasan mengenai peran perempuan di ruang publik dan kepemimpinan.

Kegiatan ini diikuti oleh kader PMII STAINU Karangploso, siswa-siswi MA, serta kader PMII se-Kabupaten Malang.

Melalui Kajian Pra-SKK VII ini, KOPRI PC PMII Kabupaten Malang berharap lahir kader perempuan yang memiliki kapasitas, keberanian, dan kesadaran untuk mengambil peran strategis serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penulis : Sahabat Zahro

Editor : Sahabat Luki 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *